Bahkan Wartawan pun Minta Foto Bareng

Lucunya Ketika Hidayat Nur Wahid Ketemu Sesama Hidayat

 

Calon Gubernur Jakarta Hidayat Nur Wahid saat meladeni permintaan foto bareng dengan Rachmat Hidayat, wartawan Tribunnews

TRIBUNNEWS.COM-JAKARTA – Meski tak menjabat lagi sebagai Ketua MPR, pesona dan kharisma Hidayat Nur Wahid tak pudar.

Buktinya, ketika menyambangi markas Tribunnews di kawasan Palmerah Selatan, Kompleks Kompas Gramedia, Rabu (18/4) siang, calon Gubernur Jakarta jagoan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini tetap jadi rebutan permintaan berfoto bareng.

Bahkan para wartawan yang saban hari sudah terbiasa ketemu dan mewawancarai narasumber di kalangan pejabat tinggi negara pun ikut-ikutan minta berfoto bareng dengan Hidayat.

“Saya minta foto bareng dong,” celetuk Bian Harnansa, fotografer Tribunnews.

Begitu dilayani, wartawan-wartawan lain pun ikut-ikutan rebutan. Lucunya, masing-masing wartawan maunya difoto cuma berduaan saja sama Hidayat Nur Wahid, enggak mau rekan lainnya ikutan nimbrung.

Gelagat ini bikin antrean foto berdua bersama Hidayat jadi memakan waktu. Rachmat Hidayat, seorang wartawan Tribunnews yang biasa liputan berita-berita politik pun seolah tak sabar menunggu antrean.

“Pak Hidayat, nama saya juga Hidayat loh. Sebagai sesama Hidayat harus saling memfasilitasi,” celetuk Rachmat Hidayat, seolah “memaksa” didahulukan berfoto bareng.

Kontan politikus yang hobi berbaju batik itu tertawa ngakak. “Hahaha, iya betul, betul, sini, sini foto bareng sama saya. Mumpung gratis, mumpung saya belum jadi artis, ” jawab Hidayat Nur Wahid sembari tertawa terkekeh. [Agung Budi Santoso]

PKS = Pasti Kirimkan Spj

Sebagai Partai yang mengedepankan moral dan etika dalam berpolitik, maka PKS harus tampil sebagai partai yang dicontoh dan diteladani oleh parpol lainnya. Moral dan etika yang dimaksud telah terangkum dalam jargon dan tagline PKS yang dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia yakni Bersih, Peduli dan Profesional.

Tentunya jargon yang ditetapkan tersebut tidak hanya menjadi ornamen penghias nama partai belaka. Hal ini telah dibuktikan dalam aktivitas politik PKS di parlemen  sebagai wakil rakyat maupun aktivitas di pemerintahan sebagai salah satu komponen masyarakat.

Dalam urusan administrasi pemerintahan, PKS selalu membuat dan mengirimkan Surat Pertanggungjawaban (SPj) Dana Bantuan Politik (Banpol) kepada pihak yang terkait sebagai wujud profesionalisme  dalam bekerja. Terbukti dalam berita yang dilansir oleh tim media DPD PKS Kab. Malang pada harian Surya tanggal 7 April 2012, yang menyebutkan PKS adalah salah satu parpol yang telah menyerahkan Laporan kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (bakesbangpol) Kab. Malang. Selebihnya, masih ada enam parpol yang belum menyerahkan laporan sampai saat ini.

Jadi, tak berlebihan jika PKS itu Pasti Kirimkan Spj…! [Adm]

PKS Tegaskan Tak Akan Mundur dari Koalisi

OPTIMIS. Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq nampak optimis menghadapi isu politik PKS yang sedang ramai.

 

Jakarta, Berbagai isu soal terancamnya keberadaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di dalam Setgab Koalisi terus berkembang. Menghadapi hal ini, PKS seolah tak terganggu dan menegaskan posisinya tetap teguh dalam koalisi.

“Bolehlah semuanya berasumsi, tapi kan mungkin kalau sebuah aturan tidak ada tafsir yang harus disepakati. Saya tidak ingin mengomentari tafsir orang, semua boleh menafsirkan, saya menghormati tafsir masing-masing,” ujar Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaq, kepada wartawan di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (5/4/2012) malam.

Luthfi menyatakan, isu-isu bahwa PKS akan dikeluarkan dari koalisi tidak mempengaruhi kinerja pihaknya. Baik pengurus, anggota Dewan, maupun menteri yang berasal dari PKS tetap bekerja seperti biasa hingga saat ini.

Pria berjanggut ini juga menegaskan, PKS tidak ada niat sedikit pun untuk mundur dari koalisi. Komunikasi dengan Setgab Koalisi, lanjutnya, masih berjalan baik sampai kini.

“Kami justru tidak merasa ada sesuatu yang harus berpikir terlalu jauh seperti itu (mundur dari koalisi-red), karena kita semuanya berusaha untuk mencari solusi terbaik untuk bangsa dan rakyat,” tegasnya.

Ditambahkan dia, baik PKS maupun Setgab Koalisi masih memiliki semangat yang sama untuk memberi yang terbaik bagi rakyat. Soal isu-isu yang liar berkembang di luar, Luthfi menyatakan, PKS tidak akan bersikap terlalu reaktif dan responsif.

“Kami tidak ingin merespon apa-apa sebenarnya, karena itu biasa dalam dinamika pengambilan keputusan. Toh kita memiliki semangat yang sama, bahwa kita ingin bekerja agar pemerintahan baik, APBNP posturnya sehat dan warga tidak terberatkan dengan ekonomi dan pemerintah tidak dibebani oleh desakan masyarakat,” tandasnya.

(nvc/mad)

http://news.detik.com/read/2012/04/05/233853/1886393/10/pks-tegaskan-tak-akan-mundur-dari-koalisi?n990102mainnews

PKS Prihatin Setgab Sibuk Urusi Koalisi Bukan Nasib Rakyat

NASIB RAKYAT. Potret kehidupan masyarakat miskin Indonesia.

detik.news - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai gerah dengan perbincangan mengenai nasib partainya di koalisi. Wakil Sekjen PKS, Mahfudz Siddiq, menyindir anggota koalisi yang malah meributkan partainya, tapi melupakan nasib rakyat kecil.

“Isu setgab mengeluarkan PKS dari koalisi adalah isu elit dan tidak penting buat rakyat. Isu besar yang harus dijawab pemerintah sekarang adalah mengatasi ketidakpastian yang menghantui rakyat kecil, yaitu apakah BBM akan naik, kapan dan berapa naiknya,” kata Mahfudz dalam pesan singkatnya, Kamis (5/4/2012)

Menurut Mahfudz, pemerintah harusnya fokus menjawab persoalan harga kebutuhan pokok yang sudah terlanjur naik. Padahal, rencana menaikkan harga BBM bersubsidi batal dilakukan per 1 April lalu.

“Ini yang dibutuhkan rakyat jawaban dari pemerintah,” imbuhnya.

PKS, lanjut Mahfudz, siap menerima konsekuensi apa pun terkait sikap politik mereka yang menolak rencana kenaikan harga BBM.

“Setgab jangan membuat sibuk masyarakat dengan isu koalisi. Turunkan harga-harga sekarang, itu pesan hati rakyat Indonesia,” tegas dia.

*http://news.detik.com/read/2012/04/05/103524/1885740/10/pks-prihatin-setgab-sibuk-urusi-koalisi-bukan-nasib-rakyat?9922022

HARI INI KANTOR PKS KAB. MALANG YANG BARU SUDAH BUKA

TAMPAK DEPAN. Kantor PKS yang baru, jl.raya saptorenggo no.15, Pakis.

Hari ini, Selasa(3/4/2012), kantor DPD PKS Kab. Malang secara resmi telah dibuka. Setelah ahad (1/4/2012) di tempat yang sama, telah diselenggarakan acara peresmian dan tasyakuran kantor DPD PKS Kabupaten Malang oleh Sekretaris Umum dan dihadiri oleh puluhan kader PKS serta masyarakat sekitar lokasi kantor PKS berada.

Kantor yang juga berfungsi sebagai “rumah aspirasi” ini insya allah akan buka selama 6 hari dalam seminggu yakni mulai hari senin sampai sabtu pada pukul 08.00 – 16.00 (jam kerja). Namun, sebagai Partai Kapan Saja (tak mengenal hari libur untuk berdakwah dan beraktifitas, red) maka di luar jam kerja kantor akan selalu buka 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu. Insya allah dengan demikian, masyarakat maupun kader dapat berkunjung kapan saja ke kantor DPD PKS Kab. Malang untuk menyampaikan aspirasi, berkonsultasi, atau bahkan hanya sekedar kunjung sana biasa.

Disiapkan beberapa fasilitas GRATIS yang bisa dimanfaatkan oleh kader/tamu selama berada di kantor PKS, seperti jaringan hotspot area untuk internet, coffe break, musholla, ruang pelatihan ber-AC, bahan bacaan (buku, majalah, bulletin, Koran), ruang tv, lemari pendingin (kulkas), dan tempat istirahat yang memadai. Tunggu apa lagi..! mari berkunjung ke kantor DPD PKS Kabupaten Malang, Jalan Raya Saptorenggo, no.15 (500m dari wisata pemandian Mendit, Pakis).[Adm]

TERJANG HUJAN LEBAT, WARGA BESERTA KETUA RT HADIRI TASYAKURAN KANTOR PKS

BASAH. Meskipun hujan lebat tak menyurutkan langkah para warga untuk menghadiri acara peresmian kantor PKS.

Meskipun diguyur hujan yang sangat deras, tak menyurutkan langkah dan semangat warga RT.02 RW.05 Dusun Bugis Desa Saptorenggo, Pakis untuk menghadiri acara peresmian dan tasyakuran kantor DPD PKS Kabupaten Malang, Ahad (1/4/2012).

Satu demi satu para warga berdatangan dengan membawa payung dan langsung disambut hangat oleh beberapa kader PKS yang sempat harap-harap cemas karena hujan tak kunjung reda. Hingga pada akhirnya tinggal Pak Ribut, selaku ketua RT yang dinantikan karena akan tampil sebagai perwakilan dari warga untuk menyampaikan sambutan.

Waktu telah menunjukkan pukul 13.00, namun pak RT belum juga terlihat. Akhirnya dengan sebuah inisiatif, seorang kader kemudian mengambil dua buah payung dan langsung menembus hujan untuk menjemput pak RT di rumahnya. Selang beberapa saat, datanglah pak RT disertai kader tadi dengan agak tergesa-gesa.

Acara pun dimulai dengan sangat sederhana. Sambutan-sambutan, pengajian agama, doa dan penutup. Tidak ada sama sekali prosesi khusus peresmian kantor pada umumnya. Namun hal itu tidak mengurangi esensi dari diselenggarakannya acara tersebut. Bahkan dalam sambutannya, pak Ribut selaku ketua RT setempat menyatakan senang dan bahagia karena kehadiran PKS di lingkungannya. Ia berharap PKS dan warga dapat saling bekerjasama untuk berkontribusi positif demi kepentingan bersama, yakni tercipta kehidupan yang rukun dan harmonis, saling bertegur sapa dan saling kenal satu sama lain.[Adm]

UNIK : PERESMIAN TANPA PROSESI

BERBAUR. Kader dan masyarakat membaur saat mengikuti acara peresmian dan tasyakuran kantor PKS.

Ahad (1/4/2012), bertempat di gedung baru DPD PKS Kab. Malang, Puluhan kader dan masyarakat Saptorenggo tampak mengikuti acara peresmian sekaligus tasyakuran kantor DPD PKS Kabupaten Malang.

Acara yang digelar selama dua jam itu sebagai wujud kepatuhan PKS terhadap mekanisme dan adat istiadat ataupun tata krama yang berlaku dalam sebuah masyarakat, yakni oleh masyarakat jawa biasa dikenal dengan istilah “kulonuwon” (permisi) karena datang sebagai orang baru atau tamu dan bertempat tinggal di wilayah tersebut untuk jangka waktu yang lama.

Walaupun sempat terjadi beberapa kendala saat berlangsungnya acara, namun Alhamdulillah acara tetap berjalan dengan baik dan lancar meskipun tidak ada prosesi potong tumpeng, potong tali, pemasangan plang nama ataupun pembunyian terompet seperti pada umumnya saat acara-acara peresmian.

Kegiatan yang sangat sederhana itu hanya diisi dengan sambutan-sambutan dari struktur DPD PKS Kabupaten Malang sebagai tamu dan ketua RT sebagai tuan rumah. Lalu dilanjutkan dengan penyampaian ceramah agama yang singkat dengan tema tips bertetangga. Kemudian dilanjutkan lagi dengan pembacaan doa dan ramah-tamah. [Adm]

Demi Capaian Dakwah, Wanita PKS tembus Hujan Lebat

Setelah sukses mengadakan jaulah di Malang selatan, lusa, ahad (27/03/2011), Bidang Kewanitaan DPD PKS Kabupaten Malang melanjutkan kembali agenda ROADSHOW tersebut ke DPC-DPC (Dewan Pimpinan Cabang) se Kabupaten Malang.

Jaulah Bidang Kewanitaan yang kedua ini dilaksanakan di dua tempat yang berbeda dari tiga dapil, yaitu dapil dua, tiga dan tujuh. Untuk dapil tujuh, pertemuan diadakan di rumah Bapak Ali Ahmadi, seorang kader PKS. Di tempat tersebut, acara dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 12.00 WIB. Sejumlah lima puluh orang peserta  dari enam DPC terlihat hadir dan memenuhi ruangan. Tak ayal, dengan jumlah yang sebanyak ini, membuat suasana makin meriah dan penuh kehangatan ukhuwah.

Sedangkan di dapil dua dan tiga, acara ini dilangsukan di rumah Ibu Ina, Mangliawan, Kecamatan Pakis. Tidak kalah dengan dapil tujuh, forum para ummahat yang dihadiri oleh tiga puluh orang dari enam DPC itu juga nampak penuh antusias dan perhatian. “Penerimaan ibu-ibu di sana sangat baik dan hangat”, kata Tri Sulistyowati, supervisor Dapil 3, sambil tersenyum manis.

Wanita berkacamata ini kemudian melanjutkan cerita tentang serunya perjalanan yang dia dan rombongan alami kemarin. “Wah menyenangkan, walaupun kondisinya hujan lebat, kami tetap jalan. Kami semua mengendarai sepeda motor dan terlihat seperti orang lagi konvoi, he he he”, tambahnya sambil terkekeh-kekeh.

Seperti minggu lalu, kegiatan jaulah dengan tema “Solidkan Struktur, Raih 3 Besar 2013” ini melakukan ta’aruf, pengarahan kerja dan sosialisasi kebijakan DPD, taujih motivasi, dan terkahir pengokohan struktur  Kewanitaan di tingkat DPC. Tampil sebagai pemateri dalam sesi taujih ini adalah Hj. Sri Endah Setianingsih, salah seorang tim Kewanitaan DPD PKS.

Akhirnya, perjalanan tim kewanitaan itu berakhir pukul 15.00 WIB dan masing-masing personel baru tiba di rumah saat magrib. “Hujan lebat membuat kami sampai di rumah saat magrib tiba, tapi tentunya hal itu justru sangat menyenangkan..” ujar Tri di penghujung perjumpaan.

Menyambut Hari Keluarga Nasional PKS Launching Rumah Keluarga Indonesia

Perempuan Partai Keadilan Sejahtera berkomitmen mengokohkan keluarga Indonesia. Komitmen ini adalah salah satu perjuangan perempuan PKS untuk memajukan negeri. Perempuan PKS menyadari persoalan keluarga Indonesia saat ini tidak sedikit karena itu perlu upaya sungguh-sungguh untuk membantu keluarga Indonesia meminimalisir persoalannya.

Semangat itulah yang diusung Perempuan PKS dalam perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) pada 29 Juni 201, hari ini. Dalam perayaan Harganas PKS mengintruksikan kepada seluruh kader PKS untuk menjadikan Harganas sebagai Hari Keluarga Kader dengan memprioritaskan satu hari tersebut untuk melakukan kegiatan bersama keluarga.

Selain itu, dalam rangka mensukseskan program pemerintah tersebut, Perempuan PKS memanfaatkan  momentum Harganas untuk meluncurkan Rumah Keluarga Indonesia (RKI). Peluncuran RKI ini merupakan suatu bentuk tindaklanjut dari program nasional yang telah dicanangkan oleh Bidang Perempuan DPP PKS.

RKI sendiri merupakan pusat kegiatan pengokohan keluarga berbasis masyarakat yang bertujuan mendorong terbentuknya keluarga yang kokoh dan harmonis dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada keluarga Indonesia. Kegiatan RKI meliputi layanan konsultasi syariah, keluarga, kesehatan, hukum, seminar keluarga, outbond, family gathering dan pelatihan-pelatihan.

Dalam pelaksanaan program dan kegitan tersebut, RKI akan melibatkan seluruh elemen masyarakat Kabupaten malang. Karena pada dasarnya pendirian RKI tidak hanya ditujukan untuk keluarga kader PKS, akan tetapi juga kepada seluruh simpatisan PKS serta seluruh keluarga Indonesia.

Launching RKI ini dipusatkan di lokasi RKI Kabupaten Malang, Jl. Kebon Agung no 372 Taman Harjo Singosari, Malang. Hadir pada peresmian ini, ibu Hena Subhan yang merupakan istri dari Wakil Bupati Malang, didampingi oleh Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan PKS Kabupaten Malang Budi Harsih, Ketua PKS Kabupaten Malang Syaiful Rosyid beserta sejumlah anggota FPKS DPRD kabupaten Malang.

Dalam sambutannya Budi Harsih mengatakan keluarga PKS harus kuat agar bisa menularkan semangat keluarga yang kokoh dan harmonis kepada seluruh keluarga Indonesia. Ia menjelaskan bahwa peran besar keluarga dalam membangun Bangsa yang besar dan bermartabat sudah tidak bisa diragukan lagi.

“Bahwa kualitas keluarga akan berbanding lurus dengan kualitas bangsanya. Dan perempuan memiliki peran yang utama dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas itu! Permpuan PKS harus mampu tampil sebagai penjaga kekokohan keluarga Indonesia, sedangkan RKI harus mampu tampil menjadi sahabat bagi seluruh keluarga Indonesia,” tegas Budi Harsih.

Sedangkan Hena Subhan yang turut memberikan sambutan menyambut baik upaya yang telah dilakukan oleh Bidang Perempuan PKS Kabupaten Malang ini. Ia menjelaskan bahwa kondisi keluarga di Kabupaten Malang, lebih khusus lagi pada kulaitas perempuannya secara statistik masih di bawah daerah-daerah yang lain. Salah satu indikatornya adalah angka perceraian di Kabupaten Malang yang cukup tinggi.

Hena Subhan berharap, RKI yang didirikan oleh PKS ini dapat berperan aktif dalam upaya peningkatan kualitas perempuan Kabupaten Malang dengan melakukan edukasi secara kontinyu kepada mereka, serta mampu tampil sebagai salah satu fasilitas dalam pemecahan masalah keluarga yang ada di Kabupaten Malang.

Selain hadir untuk memberikan sambutan dan membuka acara, dalam kesempatan ini Hena Subhan juga didaulat untuk membacakan surat perserta yang berhasil menjadi pemenang dalam lomba menulis surat cinta untuk keluarga yang diadakan sebagai semarak launching RKI ini. Lomba yang megambil tema “Merwat Cinta Menuju Keluarga Bahagia” ini telah diadakan pada satu minggu menjelang Launching RKI ini.

Menurut panitia, Lomba menulis surat yang diikuti oleh seluruh keluarga kader PKS Kabupaten Malang ini berhasil mencuri perhatian. Hal itu terbukti hingga pada hari terakhir pengumpulan surat, panitia menerima kurang lebih 150 surat cinta untuk keluarga. Dari jumlah tersebut akan dipilih enam surat terbaik untuk diberikan hadiah, dengan total nilai mencapai lima juta rupiah.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Malang, Syaiful Rosyid di sela-sela acara menyampaikan bahwa selain di Kecamatan Singosari, dalam waktu dekat RKI juga akan dilaunching di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Malang. Dengan keberadaan RKI di setiap Kecamatan PKS berharap bisa memberikan kontribusi yang lebih banyak lagi dalam membangun keluarga Kabupaten Malang yang harmonis dan sejahtera. [why]

Posted by: Humas PKS Kab. Malang

PKS Kabupaten Malang Targetkan 8 Kursi

Malang – DPD PKS Kabupaten Malang menargetkan masuk tiga besar dalam pendulang suara pada Pemilihan Legilatif (Pileg) tahun 2014 mendatang. Target tersebut dipatok dengan penambahan perolehan kursi DPRD Kabupaten Malang menjadi 8 kursi. Demikian salah satu butir rekomendasi yang dihasilkan dalam Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) DPD PKS (4-5/6) kemarin di Balai Latihan Kerja Wonojati Singosari.

“Dengan melihat tren perolehan suara PKS Kabupaten Malang yang selalu meningkat, dan berbekal soliditas serta penerapan manajemen partai yang dikelola secara modern, kami sangat yakin bisa meraih target tersebut,” kata Ketua DPD PKS Kabupaten Malang, Syaiful Rosyid.

“Pada pemilu dua periode sebelumnya suara PKS selalu meningkat. Pertama kali di 2004 mendapat 1 kursi, kemarin 2009 dapat 4 kursi, 2014 harus 8 kursi dan masuk 3 besar,” kata Rosyid.

Tren peningkatan suara itu dipandang sebagai wujud meningkatnya kepercayaan masyarakat Kabupaten Malang dan semakin solidnya jajaran kader dan pengurus PKS. Sehingga menurut PKS sangat beralasan jika PKS saat ini membawa diri untuk tampil sebagai kekuatan besar dan  memiliki target menembus 3 besar pada Pemilu mendatang.

‘Target target besar ini sudah menjadi target nasional, itu sudah menjadi amanat Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Jogja pada Februari lalu, kemudian dikokohkan di tingkat wilayah pada Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil). Sehingga kami di daerah, dalam Mukerda ini bertekad dan berkewajiban untuk mewujudkan program nasional tersebut dengan menyusun program-program kerja yang bersifat teknis dan lebih menyentuh kehidupan masyarakat, terlebih khusus masyarakat di Kabupaten Malang,” kata Rosyid.

Selain itu, Mukerda yang dihadiri seluruh pengurus kecamatan, lima ratusan kader inti PKS, serta 4 anggota dewan PKS ini juga menargetkan akan memenangkan Pemilukada Kabupaten Malang 2015 dengan menempatkan kader PKS sebagai Bupati atau Wakil Bupati. “Dengan kesolidan PKS serta memasifkan gerakan di semua tingkatan pengurus,  kami yakin, dan sangat mungkin meraihnya,” ujar Rosyid.

Masih menurut Rosyid, salah satu program stategis yang diambil PKS untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan cara mewujudkan pertumbuhan 2.000 kader baru di Kabupaten Malang hingga desember 2011, jumlah tersebut akan terus bertambah pada tiap tahunnya hingga 2014 nanti mencapai 5.000 kader terbina.

Saat ini kader PKS Kabupaten Malang berjumlah 1.500 orang dengan 7.000 orang simpatisan. Jika program ini dijalankan secara konsisten diperkirakan pada tahun 2014 nanti jumlah kader dan simpatisan PKS Kabupaten Malang mencapi angka 30.000 orang. Dengan jumlah itu, PKS optimis bisa meraup 160.000 suara.

”Berkaca pada kondisi PKS saat ini, dimana PKS berada pada posisi 5 besar di Kabupaten Malang. Maka dengan rincian angka-angka dan dukungan program-program strategis yang telah kami sepakati ini, kami optimis PKS bisa meraih posisi tiga besar di Kabupaten Malang. Dan itu sudah menjadi kekuatan yang cukup bagi PKS untuk mengusung kadernya untuk menjadi Bupati atau Wakil Bupati pada Pemilukada Kabupaten Malang 2015 nanti” pungkas Rosyid. [why]